Peningkatan Life Skill Melalui Bimbingan Karir Bagi Penyandang Disabilitas Mental Di BRSPDM Margo Laras Pati

Septiawan, Rifki (2022) Peningkatan Life Skill Melalui Bimbingan Karir Bagi Penyandang Disabilitas Mental Di BRSPDM Margo Laras Pati. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (279kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (571kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (384kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (772kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (454kB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga pokok tujuan. Pertama, mengetahui metode bimbingan karir untuk meningkatkan life skill bagi penyandang disabilitas mental di BRSPDM Margo Laras Pati. Kedua, mengetahui bentuk-bentuk life skill bagi penyandang disabilitas mental di BRSPDM Margo Laras Pati. Ketiga, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan bimbingan karir untuk meningkatkan life skill bagi penyandang disabilitas mental di BRSPDM Margo Laras Pati. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), kemudian pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan sumber datanya adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data didapatkan data proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling, jumlah informan penelitian ini ada 6, adapun informannya yaitu: kepala rehabilitasi, pekerja sosial, psikolog, perawat, instruktur vokasional, penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Dalam pelaksanaan layanan yang diberikan PM ada 2 metode bimbingan karir yang diterapkan diantaranya adalah a) metode kelompok, b) metode individu. 2) Untuk bentuk life skill yang dikembangkan adalah diawali dengan membenahi a) Personal skillnya terlebih dahulu kemudian b) Sosial skill, c) Vokasional skillnya (pertanian, membatik, kerajinan tangan). 3) Faktor penghambat dalam pemberian layanan adalah terbatasnya Diklat untuk Peksos, kurangnya fungsi proses kognitif PM, kurangnya jumlah peksos. Dan untuk faktor pendukung dalam pelaksanaan layanan adalah tenaga profesional yang berpengalaman, pendaftaran yang mudah dan pelayanan gratis, sarana dan prasarana lengkap.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Saliyo, Saliyo
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Life skill, Bimbingan karir, Penyandang disabilitas mental
Subjects: Filsafat, Dakwah, Pendidikan dan Pembaharuan Islam > Dakwah Islam
Ilmu-Ilmu Sosial > Pendidikan > Bimbingan dan Penyuluhan Siswa, Konseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Bimbingan Konseling Islam (BKI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 16 Mar 2023 08:10
Last Modified: 16 Mar 2023 08:10
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/9294

Actions (login required)

View Item View Item