Taqiyyah Menurut Masyarakat Syiah di Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara: Konsep dan Praktik

Meilita, Nurul (2020) Taqiyyah Menurut Masyarakat Syiah di Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara: Konsep dan Praktik. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 01 COVER.pdf] Text
01 COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02 ABSTRAK.pdf] Text
02 ABSTRAK.pdf

Download (71kB)
[thumbnail of 03 DAFTAR ISI.pdf] Text
03 DAFTAR ISI.pdf

Download (76kB)
[thumbnail of 04 BAB I.pdf] Text
04 BAB I.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 05 BAB II.pdf] Text
05 BAB II.pdf

Download (383kB)
[thumbnail of 06 BAB III.pdf] Text
06 BAB III.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of 07 BAB IV.pdf] Text
07 BAB IV.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of 08 BAB V.pdf] Text
08 BAB V.pdf

Download (77kB)
[thumbnail of 09 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (159kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendapat masyarakat Syiah di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jeparaterhadap salah satu ajaran Syiah tentang taqiyyah. Penelitian ini berupaya menjawab 2 (dua) permasalahan utama, yakni konsep taqiyyah dalam masyarakat Syiah di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara dan implementasi dari konsep tersebut dalam sosial masyarakat. Penelitian yang digunakan adalah fild research atau penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Syiah di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara dan masyarakat yang mengetahui tentang informasi yang berkaitan dengan tema penelitian, yaitu tokoh agama Syiah, kepala desa, masyarakat Syiah dan non Syiah Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Subjek penelitian diambil secara purposive sampling. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, konsep taqiyyah menurut masyarakat Syiah Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara adalah kondisi seseorang menyembunyikan keyakinan dan tindakan tertentu jika dalam kondisi terancam. Kedua, implementasi taqiyyah yang digunakan masyarakat Syiah antara lain dalam saat kondisi beribadah yaitu salat, dengan tetap sedakep tatkala di tempat umum; dalam hubungan kemanusiaan penganut Syiah Desa Banjaran sulit diidentifikasi kesyiahannya sebagai implementasi taqiyyah dalam interaksi sosial; juga dalam kegiatan ekonomi tatkala ada kondisi yang mengancam terhadap sumber penghasilan juga bertaqiyyah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Konsep, Masyarakat Syiah Banjaran, Praktik, Taqiyyah
Subjects: Akidah dan Ilmu Kalam
Akidah dan Ilmu Kalam > Kepercayaan Aliran dan Sekte-sekte dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 05 May 2021 03:58
Last Modified: 05 May 2021 03:58
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/4100

Actions (login required)

View Item View Item