Analisis Penafsiran Nikah Mut’ah Perspektif Hamka Dan Ibnu Asyur (Tinjauan Tafsir Al-Azhar dan AT-Tahrir Wa’al Tanwir)

Hermawan, Roby (2022) Analisis Penafsiran Nikah Mut’ah Perspektif Hamka Dan Ibnu Asyur (Tinjauan Tafsir Al-Azhar dan AT-Tahrir Wa’al Tanwir). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (348kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (525kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (649kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (503kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PURTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PURTAKA.pdf

Download (519kB)

Abstract

Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh banyak perbedaan pendapat mengenai hukum nikah mut’ah dalam kalangan Mufassir Indonesia, dengan hal ini penulis tetarik dengan penafsiran Hamka dan Ibnu Asyur yang saling bertolak belakang, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui analisis penafsiran Hamka dan Ibnu Asyur tentang nikah mut’ah, 2. Untuk mengetahui perbedaan penafsiran Hamka dan Ibnu Asyur tentang nikah mut’ah Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif yang dilengkapi dengan data yang berasal dari buku, makalah, jurnal, artikel, dan kitab Tafsir, berikutnya adalah aktifitas analisis data berupa reduksi data, klasifikasi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1. Analisis penafsiran Qs.An-Nisa’ ayat 24 kemudian di perkuat dengan ayat 27 Qs. An-Nisa’ perspektif Hamka dalam kitab Tafsir Al-azhar mengharamkan pelaksanaan nikah mut’ah karena merupakan pembelokan hukum Tuhan. Sedangkan penafsiran Qs. An-Nisa’ ayat 24 prespektif Ibnu Asyur dalam kitab Tafsir At-Tahrir Wa’ Al Tanwir adalah membolehkan pelaksanaan nikah mut’ah sebagai rukhsah atau keringanan untuk kondisi darurat, 2. Perbedaan pendapat antara Hamka dan Ibnu Asyur tentang nikah mut’ah terletak pada dasar ayat Al-Quran yang berbeda serta hasil hukum yang berbeda, dimana Hamka mengharamkan pelaksanaan nikah mut’ah sedangkan Ibnu Asyur membolehkan pelaksanaan nikah mut’ah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Misbah, Muhammad
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: mut’ah, rukshah, pembelokan hukum Tuhan
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 27 Apr 2023 01:57
Last Modified: 27 Apr 2023 01:58
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/9806

Actions (login required)

View Item View Item