Berita Palsu (Hoax) Dalam Perspektif Al-Quran Dan Solusinya

Karima, Shofa Lu’luul (2022) Berita Palsu (Hoax) Dalam Perspektif Al-Quran Dan Solusinya. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 1. Cover - Kata Pengantar.pdf] Text
1. Cover - Kata Pengantar.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of 2. Abstrak.pdf] Text
2. Abstrak.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of 3. Daftar Isi.pdf] Text
3. Daftar Isi.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (273kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (448kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 9. Daftar Pustaka.pdf] Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (226kB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengembangkan teori jurnalistik dakwah dengan memberikan solusi tentang masalah berita palsu atau hoax yang diatur dalam Al-Quran. Kecepatan teknologi informasi melalui media online menjadikan sebuah problem baru, jika dulu berita mengutamakan kredibilitas dan keakuratan, seringnya lembaga berita online menyampaikan informasi yang belum teruji kebenarannya. Sebab inilah jurnalis mengabaikan pedoman dalam menyajikan berita. Munculnya media sosial menyumbangkan tersebarnya berita palsu dengan cepat. Berita dapat dengan mudah disebarluaskan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan (Library Research), Dikatakan studi kepustakaan sebab data-data atau bahan-bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian ini berasal dari perpustakaan. Dengan pendekatan kualitatif, Hasil dari penelitian ini ialah: (1) Al-Quran memberikan pengetahuan terhadap tindakan apa yang harus dilakukan ketika menemukan berita yang tidak benar. Dengan cara bertabayyun seperti yang terdapat dalam surat Al-Hujurat ayat 6. Al-Quran juga memberikan pengetahuan tentang etika dalam berkomunikasi agar angka penyebaran berita palsu berkurang. (2) Sikap kita sebagai umat muslim ketika menerima berita adalah tidak boleh terburu-buru meyakini apalagi menyebar luaskannya. Kegiatan dakwah juga berperan penting dalam menangkal berita palsu. Seorang da’i harus kritis dalam menyikapi berita palsu Bisa dimulai dari mengidentifikasi kebenaran suatu berita dan juga tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hoax, Ayat Al-Quran, Dakwah, Tabayyun
Subjects: Filsafat, Dakwah, Pendidikan dan Pembaharuan Islam > Dakwah Islam
Ilmu-Ilmu Sosial > Interaksi Sosial > Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 02 Jan 2023 02:38
Last Modified: 02 Jan 2023 02:38
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/8109

Actions (login required)

View Item View Item