Tradisi Sajen Di Perempatan Jalan Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara Dalam Perspektif Aqidah Islamiyah

Maulana, Ananda Sulfi (2021) Tradisi Sajen Di Perempatan Jalan Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara Dalam Perspektif Aqidah Islamiyah. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (324kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (668kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (415kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (799kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of 8. BAB V..pdf] Text
8. BAB V..pdf

Download (334kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (263kB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keaneka ragaman budaya, tradisi serta adat istiadat yang dimiliki. Masing-masing budaya di setiap daerah memiliki nilai sejarah dengan berbagai unsur-unsur budaya dan agama yang bermacam-macam. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tradisi sajen diperempatan jalan, makna tradisi sajen diperempatan jalan Desa Blimbing Rejo Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara dalam perspektif Aqidah Islamiyah. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualititatif yang bersifat deskriptif dengan memberikan gambaran suatu gejala yang ada dalam masyarakat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa Tradisi sajen dalam acara pernikahan yang disimpan di perempatan jalan didominasi oleh tradisi budaya dari warisan nenek moyang dan merupakan suatu tradisi yang berlangsung sudah sangat lama hingga sekarang. Makna sesajen yaitu sebagai wasilah atau perantara untuk mendo’akan pengantin agar diberi keselamatan dan bertujuan untuk menolak bala agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dan memiliki arti sedekah terhadap kerabat atau tetangga dalam hajatan pernikahan dan Islam tidak sama sekali menolak tradisi atau budaya yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Dalam penetapan hukum Islam dikenal salah satu cara melakukan ijtihad yang disebut ‘urf, yakni penetapan hukum dengan mendasarkan pada tradisi yang berkembang dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tradisi, Makna, Aqidah Islamiyah, Sesajen
Subjects: Akidah dan Ilmu Kalam > Kepercayaan Aliran dan Sekte-sekte dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 26 Oct 2021 02:11
Last Modified: 26 Oct 2021 02:11
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/5556

Actions (login required)

View Item View Item