TOLERANSI BERAGAM DI KOMPLEK PECINAN PATI JL. SETIABUDI NO. GANJIL KELURAHAN PATI WETAN KEC. PATI KOTA (STUDI KASUS ISLAM, KRISTEN, DAN KONGHUCU)

MUKTIANA, PARTI (2017) TOLERANSI BERAGAM DI KOMPLEK PECINAN PATI JL. SETIABUDI NO. GANJIL KELURAHAN PATI WETAN KEC. PATI KOTA (STUDI KASUS ISLAM, KRISTEN, DAN KONGHUCU). Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[thumbnail of 01. COVER.pdf] Text
01. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02. ABSTRAK.pdf] Text
02. ABSTRAK.pdf

Download (977kB)
[thumbnail of 03. DAFTAR ISI.pdf] Text
03. DAFTAR ISI.pdf

Download (975kB)
[thumbnail of 04. BAB I.pdf] Text
04. BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 05. BAB II.pdf] Text
05. BAB II.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 06. BAB III.pdf] Text
06. BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 07. BAB IV.pdf] Text
07. BAB IV.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 08. BAB V.pdf] Text
08. BAB V.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 09. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Yang bermaksud meneliti tentang proses toleransi beragam dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Untuk mejawab Rumusan masalah diatas, metode yang digunakan penulis untuk menganalisa tentang toleransi beragama adalah menggunakan metode Field Research (penelitian lapangan) yang terdiri dari tiga alur aktifitas yang salian berkaitan, yaitu pengumpulan data menggunakan teknik observasi yang mana penulis menganalisis data secara langsung di lapangan, menganalisa dengan wawancara untuk mendapatkan informasi dengan cara tanya jawab secara langsung kepada narasumber, serta dokumentasi catatan peristiwa yang sudah berlalu melaui gambar, buku, remkaman suara maupn hasilkarya seseorang. Penarikan kesimpulan atau pengabsahan, peneliti melakukan penarikan kesimpulan yang dilakukan bersamaan waktu dengan pengumpulan dan reduksi data dan penulis melakukan verifikasi sebagai dasar atas keabsahan data yang diperoleh. Adapun temuan penulis adalah toleransi merupakan suatu sikap atau tingkah laku dari seseorang untuk membiarkan kebebasan orang lain dan memberikan kebenaran serta perbedaan tersebut sebagai pengakuan hak-hak asasi manusia. Keberagamaan merupakan suatu bagian dari sunnatullah bahwasanya pluralisme dan toleransi tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Toleransi dalam beragama bukan berarti seseorang bebas bergonta-ganti keyakinan dan ritual ibadahj lainya. Akan tetapi seseorang harus mengormati pemeluk agama lainya. Berkaitan dengan semakin berkembangnya pemahaman mengenai pluralisme agama-agama, maka muncullah suatu paham teologis religionum (teologi agama-agama). Yang mana agama-agama mempunyai tujuan untuk berdialog antar agama guna mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Toleransi juga sering disebut dengan sikap tenggang rasa yakni saling menghargai dan menghormati antar agama yang merupakan indikasi dari konsep trilogi kerukunan. Sikap tenggang rasa atau toleransi memiliki tujuan bersama yang dikenal dengan interaksi soisial. Dapat disimpulkan bahwa keberagamaan mengandung tiga unsur penting pertama, kesediaan untuk membiarkan orang lain mengamalkan keyakinananya, kedua, antar umat beragama harus bekerja sama dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara di dalam NKRI, ketiga, terwujudnya tiga prioritas nasional dalam pemerintah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Toleransi; Teologis Religionum; Trilogi Kerukunan
Subjects: Agama
Agama > Teologi Sosial
Islam (Umum) > Islam dan Ilmu Sosial
Ilmu-Ilmu Sosial > Sosiologi dan Antropologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 16 Nov 2017 01:19
Last Modified: 16 Nov 2017 01:19
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/2045

Actions (login required)

View Item View Item