Bimbingan Spiritual Dalam Pembentukan Karakter Religius Majelis Baitul Musthofa Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus

Khotimah, Maulida Khusnul (2024) Bimbingan Spiritual Dalam Pembentukan Karakter Religius Majelis Baitul Musthofa Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (356kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (469kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (904kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (978kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (360kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (560kB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bimbingan spiritual yang diberikan Majelis Baitul Musthofa untuk membentuk karakter religius. Bimbingan Spiritual adalah suatu proses pemberian bantuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi melalui pendekatan keagamaan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahuai implementasi, kendala, dampak dari bimbingan spiritual dalam pembentukan karakter religius di Majelis Baitul Musthofa, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setting penelitian yang peneliti lakukan berada di Majelis Baitul Muthofa Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Metode Bimbingan Spiritual yang digunakan adalah Metode Salat Berjama’ah, Sholawat, Mauidzoh Hasanah, dan z}ikir Ra>tibul H}addad. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa kegiatan yang diterapkan di Majelis Baitu Musthofa ini dengan pada bagian implementasi menerapkan teori Thomas Lickona. Teori tersebut terbagi menjadi 3 yaitu Moral Knowing (Majelis menerapkan teori ini dengan cara pemberian mauidhoh hasanah), Moral Feeling (Majelis menerapkan teori ini dengan cara pemberian contoh yang baik/ uswatun hasanah), Moral Behavior (Majelis menerapkan teori ini dengan cara pembiasan hal-hal yang baik). Sedangkan kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sarana dan prasarana, lingkungan yang tidak mendukung, dan kurangnya sinergitas antara intansi pemerintah terkait pembentukan karakter relugius. Serta dampak yang didapatkan dari pasca pemberian layanan bimbingan spiritual yaitu rajin beribadah, menyesali perbuatan tercela yang ia lakukan, dan keperdulian antar sesama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Setiadi, Ozi
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Spiritual, Karakter Religius, Majelis
Subjects: Filsafat, Dakwah, Pendidikan dan Pembaharuan Islam > Psikologi Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Bimbingan Konseling Islam (BKI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 17 Mar 2025 06:55
Last Modified: 17 Mar 2025 06:55
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/14034

Actions (login required)

View Item View Item