STUDI ANALISIS TERHADAP FATWA PENGHARAMAN ROKOK DALAM TAREKAT AL-IDRISIYYAH INDONESIA

Musthofa, Muhammad Agus (2017) STUDI ANALISIS TERHADAP FATWA PENGHARAMAN ROKOK DALAM TAREKAT AL-IDRISIYYAH INDONESIA. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[thumbnail of 01 COVER.pdf] Text
01 COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02 ABSTRAK.pdf] Text
02 ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 03 DAFTAR ISI.pdf] Text
03 DAFTAR ISI.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 04 BAB I.pdf] Text
04 BAB I.pdf

Download (403kB)
[thumbnail of 05 BAB II.pdf] Text
05 BAB II.pdf

Download (683kB)
[thumbnail of 06 BAB III.pdf] Text
06 BAB III.pdf

Download (389kB)
[thumbnail of 07 BAB IV.pdf] Text
07 BAB IV.pdf

Download (799kB)
[thumbnail of 08 BAB V.pdf] Text
08 BAB V.pdf

Download (384kB)
[thumbnail of 09 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (381kB)

Abstract

Tarekat Al-Idrisiyyah adalah sebuah pergerakan dan bimbingan Islam yang bermanhaj Tarekat dengan Al-Quran dan As-Sunah sebagai sumber ajarannya. Tarekat Al-Idrisiyyah masuk di Indonesia pada tahun 1932 yang dibawa oleh Syekh Akbar Abdul Fatah, beliau membawa ajaran-ajaran baru dari Mekkah yang salah satunya adalah mengharamkan rokok dan mulai itu pula Syekh Akbar Abdul Fattah mengharamkan rokok bagi jama’ah Al-Idrisiyyah. Dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan observasi serta melakukan analisis data dengan cara deskriptif induktif, Tarekat Al-Idrisiyyah menggunaan dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai dasar dalam penetapan fatwa pengharaman rokok, seperti dalam QS. Al- A’raf : 157 bahwasanya Nabi menyuruh mereka kepada yang ma’ruf, melarang mereka dari yang mungkar, menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan melarang bagi mereka segala yang buruk, dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin juga disebutkan bahwasanya tembakau itu tumbuh dari kencing iblis dan perbuatan merokok termasuk perbuatan mencelakakan diri sendiri dan merokok lebih banyak madharatnya dari pada manfaatnya. Murid Tarekat Al-Idrisiyyah yang sudah talqin atau baiat dituntut untuk belajar sami’na wa atho’na kepada guru Mursyid, jadi ketika guru Mursyid memberikan fatwa tentang syari’at Islam maka murid wajib untuknya patuh kepada guru Mursyid. Sama halnya ketika guru Mursyid memberikan fatwa pengharaman rokok maka murid wajib patuh kepada guru Mursyid. Ketika murid tidak patuh kepada guru Mursyid maka akibat yang ditimbulkan akan ditanggung oleh murid itu sendiri, mulai dari berdosa kepada Allah, kualitas muridnya yang berkurang sampai bisa keluar dari kemuridan Tarekat Al-Idrisiyyah. Kata Kunci : Fatwa Pengharaman, Rokok, Tarekat Al-Idrisiyah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Fiqih, Hukum Islam
Fiqih, Hukum Islam > Aspek fiqih lainnya
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 07 Jun 2017 06:48
Last Modified: 07 Jun 2017 06:48
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/1265

Actions (login required)

View Item View Item