Makna Simbolik Tradisi Ulih-ulihan Sebagai Perekat Tali Silaturrahim Menurut Masyarakat Nalumsari Jepara

Chusna, Isna Maulidal (2022) Makna Simbolik Tradisi Ulih-ulihan Sebagai Perekat Tali Silaturrahim Menurut Masyarakat Nalumsari Jepara. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 01 COVER.pdf] Text
01 COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02 ABSTRAK.pdf] Text
02 ABSTRAK.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of 03 DAFTAR ISI.pdf] Text
03 DAFTAR ISI.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 04 BAB I.pdf] Text
04 BAB I.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of 05 BAB II.pdf] Text
05 BAB II.pdf

Download (328kB)
[thumbnail of 06 BAB III.pdf] Text
06 BAB III.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 07 BAB IV.pdf] Text
07 BAB IV.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of 08 BAB V.pdf] Text
08 BAB V.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of 09 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (222kB)

Abstract

Masyarakat Desa Nalumsari masih melestarikan tradisi, salah satunya adalah tradisi ulih-ulihan. Tradsi ulih-ulihan ini merupakan tradisi pindah rumah dari rumah lama menuju rumah baru dengan membawa perelengkapan yang dijadikan sebagai syarat dalam tradisi uih-ulihan. Perlengkapan tersebut meliputi caping, cangkul, pisau arit, dunak atau ember berisikan beras, sapu lidi dan ekrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi ulih-ulihan, mengetahui makna simbolik tradisi ulih-ulihan dan juga mengetahui peran masyarakat dalam membangun tali silaturrahim melalui media tradisi ulih-ulihan yang ada di Desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. jenis penelitian ini menggunakan field research, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Subyek penelitian adalah kepala Desa Nalumsari, tokoh agama, sesepuh Desa Nalumsari dan beberapa masyarakat yang telah melakukan tradisi ulih-ulihan. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) tradisi ulih-ulihan ini merupakan tradisi pindah rumah yang dilaksanakan di desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara dengan cara membawa perlengkapan rumah tangga serta makanan. 2) Caping, cangkul, pisau arit, dunak/ember berisikan beras, sapu lidi, ekrak serta ingkung memiliki makna simbolik. 3) Tradisi ulih-ulihan sebagai media untuk mempererat tali silaturrahim dengan cara mengundang keluarga, saudara serta tetangga untuk berpartisipasi dalam tradisi ulih-ulihan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tradisi Ulih-ulihan, Makna Simbolik, Silaturrahim.
Subjects: Akidah dan Ilmu Kalam > Kepercayaan Aliran dan Sekte-sekte dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 14 Oct 2022 02:02
Last Modified: 14 Oct 2022 02:02
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/7533

Actions (login required)

View Item View Item