Konsep Kepribadian Menurut Al-Ghazali dan Urgensinya Dalam Konseling

Supriyanto, Aan (2024) Konsep Kepribadian Menurut Al-Ghazali dan Urgensinya Dalam Konseling. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (197kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (298kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (567kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (239kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kepribadian menurut imam Al-Ghozali dan urgensinya dalam konseling dengan mengambil tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui konsep kepribadian menurut Al-Ghazali. 2) Untuk mengetahui bagaimana konsep kepribadian dan aplikasinya dalam konseling. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumenter, dimana peneliti memiliki tiga tahapan pengelolaan data yaitu: reduksi data, display data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1) Kepribadian islami tentu saja kepribadian yang berdasarkan pada ajaran agama islam. Dalam hal ini, kepribadian islami bisa diartikan sebagai kepribadian yang berdasarkan al-Qur’an dan Sunah. Al-Ghazali menyebutkan pembentukan kepribadian seseorang bias dijalankan melalui pembinaan akhlak sejak dini. Sebab akhlak bisa dirubah melalui jalan latihan. Bahwasannya manusia terdiri dari 2 bagian yaitu batin dan zahir. Bentuk zahir manusia tidak dapat dirubah karena sudah kodrat dari lahir, sedangkan bentuk batin bisa dirubah melalui perbuatan mencegah nafsu syahwat dan marah. 2) Dalam proses konseling menurut imam ghozali terdapat berbagai proses yang disusun menjadi tiga, yaitu takhalli, tahalli, dan tajalli. Metodologi tasawuf dalam pelaksanaan konseling punya corak tersendiri, yakni peleburan diri dari sifat-sifat, karakter-karakter dan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari kehendak dan tuntunan keimanan yang tidak hanya bertujuan memberikan penyembuhan dan perawatan, tetapi sampai kepada peningkatan kualitas dan esensi manusia, yaitu penemuan jati diri dan citra diri yang mulia dan suci.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Yasfin, Moh. Anwar
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Konsep Kepribadian menurut Al Ghazali dan Konseling
Subjects: Filsafat dan Psikologi > Psikologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 19 Feb 2025 02:56
Last Modified: 19 Feb 2025 02:56
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/13721

Actions (login required)

View Item View Item