Hubungan Suami Istri Jarak Jauh (Long Distance Marriage) dalam Persepektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Guyangan, Kec. Trangkil, Kab. Pati)

Habibi, Hasnan (2023) Hubungan Suami Istri Jarak Jauh (Long Distance Marriage) dalam Persepektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Guyangan, Kec. Trangkil, Kab. Pati). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 01. BAGIAN DEPAN.pdf] Text
01. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02. ABSTRAK.pdf] Text
02. ABSTRAK.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of 03. DAFTAR ISI.pdf] Text
03. DAFTAR ISI.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 04. BAB I.pdf] Text
04. BAB I.pdf

Download (635kB)
[thumbnail of 05. BAB II.pdf] Text
05. BAB II.pdf

Download (859kB)
[thumbnail of 06. BAB III.pdf] Text
06. BAB III.pdf

Download (476kB)
[thumbnail of 07. BAB IV.pdf] Text
07. BAB IV.pdf

Download (836kB)
[thumbnail of 08. BAB V.pdf] Text
08. BAB V.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of 09. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (357kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika berumah tangga akibat Hubungan Suami Istri Jarak Jauh (Long Distence Marriage) dalam Perspektif Hukum Islam. Adapun penelitan ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Dengan mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diperoleh melalui data primer (data inti) dan data sekunder (data pendukung), dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, obeservasi dan dokumentasi. kemudian dilakukan uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode. kemudian terakhir data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan suami istri jarak jauh (long distence marriage) menimbulkan terganggunya keharmonisan rumahtangga, pertengkaran dan bahkan perselingkuhan. Kasus semacam ini terjadi pada beberapa pasangan keluarga di Desa Guyangan, Kec. Trangkil, Kab. Pati tahun 2020 – 2023. Jika ditinjau dari hukum Islam terhadap hubungan suami Istri jarak jauh (long distance marriage) tersebut telah sesuai dengan syariat hukum islam (fiqh), karena telah memenuhi kewajiban bersama seperti; nafkah lahir maupun batin sudah terpenuhi dan yang paling penting daripada itu yaitu saling ridho antar suami juga istri, dengan pertama niat atau minat yang sama untuk memenuhi kebutuhan keluarga, berkomitmen antar pasangan, saling percaya, keterbukaan terhadap pasangan, dan juga percaya terhadap pasangan sehingga dapat terwujudnya keluarga yang harmonis, akan tetapi dalam pandangan hukum Islam hubungan suami istri jarak jauh (long distance marriage) berada pada hukum makruh. Beberapa kasus yang terakhir ini menjadi perhatian penelitian ini. Dimana banyak pasangan suami istri di Desa Guyangan Trangkil Pati yang menjalani hubungan jarak jauh (Long Distance Marriage) beberapa diantaranya mengalami percekcokan, kesalah pahaman, perselingkuhan bahkan terdapat beberapa yang sampai pada perceraian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ismayawati, Any
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hubungan Suami Istri Jarak Jauh, Disharmoni, Perspektif Hukum Islam
Subjects: Fiqih, Hukum Islam
Fiqih, Hukum Islam > Hukum Perkawinan (Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 24 Dec 2024 02:28
Last Modified: 24 Dec 2024 02:28
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/12973

Actions (login required)

View Item View Item