Indonesian Efl Teachers Perceptions Of Culturally Responsive Pedagogy: Theoritical And Practical

Nur, Bernika Aulia (2023) Indonesian Efl Teachers Perceptions Of Culturally Responsive Pedagogy: Theoritical And Practical. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (215kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI.pdf] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf] Text
4. BAB I.pdf

Download (308kB)
[thumbnail of 5.  BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (247kB)

Abstract

Sebagai Guru Bahasa Inggris (EFL) merupakan kewajiban untuk tetap memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa, penelitian ini membahas tentang pemahaman guru EFL mengenai CRP dan kemungkinan untuk menerapkan pendekatan ini kepada siswa, penelitian ini menggunakan metode interview yang mana peneliti mewawancarai secara tatap muka. Pendekatan yang dapat dilakukan guru adalah pedagogi responsif budaya yang mana pembelajaran tersebut dilakukan oleh guru ke siswa yang mengutamakan poin keberhasilan akademik, responsif terhadap sosial budaya dan dapat memberikan pemikiran kritis. Guru mendorong siswa untuk mencapai keberhasilannya dengan memberikan motivasi belajar dan mengharapkan nilai ulangan yang baik. Dalam memberikan pembelajaran yang terbaik, fasilitas di sekolah harus memadai, untuk itu sekolah harus memiliki perlengkapan seperti ruang belajar, laboratorium yang lengkap, lapangan olah raga, dan juga media digital untuk menunjang pembelajaran siswa. Sedangkan di luar kelas, guru menjadi perantara untuk melibatkan siswa dalam mengikuti perlombaan, sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan sesuai dengan minat dan bakatnya. Siswa tanggap terhadap sosial budayadapat dilihat dari kebiasaan sehari- hari, karena sebagian siswa yang tinggal di asrama dapat dipantau berdasarkan pengawas atau guru, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda tetapi para siswa saling toleran dan tidak diskriminatif. Dalam berpikir kritis guru memasukkan berita-berita terbaru dan terhangat untuk disajikan kepada siswa yang dapat berupa isu-isu sosial, politik dan budaya sehingga siswa dapat memberikan pendapat atau kritik terhadap permasalahan yang terjadi di Indonesia. Bagi siswa yang telah mencapai usia 17 tahun guru memberikan ilmu politik sebagai pemilih awal pada pemilihan calon presiden, dari situ siswa mendapatkan wawasan berupa teori dan praktek

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Abid, Nuskhan
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Guru, Siswa, Belajar, EFL, Akademik, Budaya, Kritis
Subjects: Ilmu-Ilmu Sosial > Pendidikan
Bahasa > Bahasa Inggris
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Tadris Bahasa Inggris (BI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 30 Sep 2024 01:52
Last Modified: 30 Sep 2024 01:52
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/12144

Actions (login required)

View Item View Item