Tradisi Rebo Wekasan Di Pesantren Darul Ulum Ngembalrejo Bae Kudus ( Kajian Living Hadis)

Izzah, Oviya’ul (2023) Tradisi Rebo Wekasan Di Pesantren Darul Ulum Ngembalrejo Bae Kudus ( Kajian Living Hadis). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[thumbnail of 01.COVER.pdf] Text
01.COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 02.ABSTRAK.pdf] Text
02.ABSTRAK.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of 03.DATAR ISI.pdf] Text
03.DATAR ISI.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of 04.BAB I.pdf] Text
04.BAB I.pdf

Download (792kB)
[thumbnail of 05.BAB II.pdf] Text
05.BAB II.pdf

Download (926kB)
[thumbnail of 06.BAB III.pdf] Text
06.BAB III.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of 07.BAB IV.pdf] Text
07.BAB IV.pdf

Download (975kB)
[thumbnail of 08.BAB V.pdf] Text
08.BAB V.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of 09.DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
09.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (525kB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang tradisi Rebo Wekasan di Pesantren Darul Ulum Ngembalrejo Bae Kudus, tradisi Rebo Wekasan termasuk salah satu dari beberapa tradisi yang sampai saat ini masih dipraktikkan oleh masyarakat muslim di Nusantara. Para praktisi dan pemelihara tradisi menjadi sasaran bid’ah, syirik, tahayul (kepercayaan ang tidak bisa dibuktikan secara akal), mereka beranggapan bahwa tradisi tersebut tidak sesuai al-Qur’an dan Hadis Nabi SAW. Sedangkan strategi pribumisasi Islam atau kebudayaan Nusantara yang sesuai dengan ajaran Islam berfokus pada prinsip-prinsip moral Islam. Islam juga harus dilihat secara kontekstual, lentur dan apresiasi terhadap budaya lokal, sejumlah masyarakat lain juga meyakini hal itu sebagai bentuk ajaran agama dan akulturasi budaya. Tradisi ini dipraktikkan dengan berbagai ritual pelaksanaan yang dijalankan, seperti: sholat, berdoa, dan bersedekah. Keragaman pelaksanaan tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu supaya pelaku atau orang yang melakukan diberikan keselamatan dari segala macam bala’ atau malapetaka terkhusus yang ada di bulan Safar. Penelitian ini menggunakan teori living hadis yang merupakan suatu kajian penelitian dalam perilaku sosial yang terdapat dalam suatu komunitas muslim tentu yang didasari atas proses pemahaman teks keagamaan dan realitas kehidupan dan penelitian ini juga menggunakan metode Takhrij Hadis yang menggali berbagai teks keagamaan dalam tradisi Rebo Wekasan yang bersumber dari hadis Nabi SAW yang merupakan pondasi dalam melaksanakan tradisi Rebo Wekasan di Pondok Pesantren Darul Ulum Ngembalrejo Bae Kudus. Selain itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif kategori field research (penelitian lapangan) yang sumber datanya diperoleh dari buku, artikel, jurnal dan dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan obyek penelitian. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kualitas hadis dari Rebo wekasan tidak berstatus shahih, hasan, maupun dhaif. Akan tetapi berstatus hadis maudhu’(hadis palsu), kualitas dari segi sanad dan matannya lemah. Meskipun hadis tradisi Rebo Wekasan berstatus hadis palsu, namun kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang memperaktikkan tradisi tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Friyadi, Arif
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tradisi, Rebo Wekasan, Pondok Pesantren
Subjects: Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat Islam
Ilmu-Ilmu Sosial > Adat Istiadat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 25 Jul 2024 03:05
Last Modified: 25 Jul 2024 03:05
URI: http://repository.uinsuku.ac.id/id/eprint/11852

Actions (login required)

View Item View Item